PULAU Berhala memiliki panaroma pantai pasir putih
dan batuan vulkanik yang sangat indah dengan lokasi yang sangat dekat
dengan daerah penyangga Taman Nasional Berbak. Pulau yang luasnya kurang
lebih 10 km persegi ini pada bagian barat mempunyai pantai yang landai
dan pada bagian Timur mempunyai tebing-tebing batu karang yang cukup
curam. Dalam keadaan laut surut pulau berhala dapat dikelilingi dengan
berjalan kaki dalam waktu 6 jam.Pulau ini dihuni oleh 9 Kepala
Keluarga yang berasal dari Suku Melayu Riau dengan mata pencarian
sebagai nelayan. Seluruh bukit yang mempunyai ketinggian sekitar 2.000
meter. terdapat pada bagian tengah pulau dan disini ditemui dua buah
peninggalan sejarah dan budaya, diantaranya Makam Datuk Paduko Berhalo.
Dengan jalan kaki menyusuri bukit melalui jalan setapak + 150 meter akan kita jumpai makam seorang pengembang islam di jambi, bernama Ahmad Salim Yang digelari Datuk Paduko Berhalo. Beliau menukah dengan Putri Raja Jambi, Putri Selaras Pinang Masak yang kemudian hari keduanya memerintah kerajaan Jambi.
Terdapat pula Benteng Peninggalan Jepang pada salah satu bukit di Pulau Berhala ini.
Seluruh aktifitas wisata pantai dapat dilakukan di Pulau ini.
Dengan jalan kaki menyusuri bukit melalui jalan setapak + 150 meter akan kita jumpai makam seorang pengembang islam di jambi, bernama Ahmad Salim Yang digelari Datuk Paduko Berhalo. Beliau menukah dengan Putri Raja Jambi, Putri Selaras Pinang Masak yang kemudian hari keduanya memerintah kerajaan Jambi.
Terdapat pula Benteng Peninggalan Jepang pada salah satu bukit di Pulau Berhala ini.
Seluruh aktifitas wisata pantai dapat dilakukan di Pulau ini.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar